Tiga hari setelah Amerika Serikat menjatuhkan sebuah bom atom (Little Boy) di Hiroshima, tepatnya pada tanggal 9 Agustus 1945 sebuah bom atom kedua dengan nama kode “Fat Man” dijatuhkan di Nagasaki Jepang. Pada hari dijatuhkannya bom atom tersebut diperkirakan sekitar 263.000 orang berada di Nagasaki termasuk 240.000 penduduk Jepang, 9.000 tentara Jepang dan 400 tahanan perang.

Sebagian besar korban tewas merupakan warga sipil, dalam kurun waktu dua sampai empat bulan hampir 39.000–80.000 dinyatakan tewas dengan lebih separuh korban tewas di hari pertama pengeboman tersebut. Pada bulan berikutnya banyak penduduk Nagasaki meninggal dunia karena radiasi, luka bakar dan cedera lain yang disertai sakit dan kekurangan gizi.

Kota Nagasaki sebenarnya bukan target utama dari pengeboman kedua ini. Nagasaki adalah kota pembuatan kapal dan sebuah pelabuhan militer yang besar. Tapi itu bukan target yang disukai karena telah dibom lima kali dalam dua belas bulan sebelumnya dan kerusakan yang diakibatkan oleh bom atom akan sulit untuk dinilai.

Ada tiga target potensial untuk bom atom kedua ini yaitu Kokura, Kyoto dan Niigata. Nagasaki hanya ditambahkan ke daftar target potensial saat Kyoto dan Niigata ditarik dari daftar target. Sehingga hanya tersisa dua target yakni Kokura sebagai target utama dan Nagasaki untuk target sekunder.

Kenapa dipilih Kokura sebagai target utama? Karena disana ada pabrik amunisi terbesar milik Jepang. Namun kemudian karena kendala cuaca (awan) dan asap akibat pengeboman di dekatnya yang menutupi langit Kokura menyebabkan target tidak bisa terlihat secara visual juga karena terdesak oleh pasukan anti aircraft Jepang dan bahan bakar yang rendah akhirnya diputuskan untuk mengebom target sekunder yaitu Nagasaki. Pada pukul 11.02 pagi waktu setempat Fat Man dijatuhkan dan meledak sekitar 43 detik kemudian dengan daya letak yang setara dengan ledakan 22 Kiloton TNT dari ketinggian 1.650 kaki.

Enam hari setelah pengeboman tepatnya pada tanggal 15 Agustus 1945 Kekaisaran Jepang menyatakan menyerah kepada Sekutu. Tanggal 2 September 1945 di atas kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat USS Missouri secara resmi Jepang menandatangani instrumen penyerahan diri yang otomatis mengakhiri Perang Dunia II.

loading...

Baca Selanjutnya :