Kisah ini merupakan sebuah pengalaman nyata yang dialami oleh penulis dalam menggunakan layanan Internet Banking BRI, suka dan duka telah dialami penulis dalam menggunakan fitur internet banking ini, yang terakhir pengalaman saat penulis melakukan transaksi pembelian saldo isi ulang di internet banking, transaksi gagal tetapi saldo tetap terpotong? Bagaimana solusinya jika Anda mengalami hal yang sama dengan yang penulis hadapi.

Alkisah, sekitar tahun 2007 atas jasa seorang teman yang kebetulan kerja di BRI Cabang Tasikmalaya akhirnya penulis memberanikan diri untuk membuka sebuah rekening BRI (Thanks to my friend Mila, atas jasanya yang membantu penulis selama ini). Pada awalnya, penulis tidak langsung mengaktifkan fitur Internet Banking, karena tujuannya hanya sekedar untuk menyimpan atau menabung uang saja di Bank supaya hasil kuli tidak habis, belum kepikiran untuk memanfaatkan tabungan untuk keperluan transaksi lain.

Memasuki pertengahan tahun 2010, baru penulis mencoba untuk memanfaatkan layanan lain dari BRI ini yakni SMS Banking dan tentunya Internet Banking BRI. Berdua bersama seoorang teman, penulis pergi ke BRI Cabang Tasikmalaya untuk bersama-sama mengaktifkan fitur SMS Banking dan Internet Banking plus aktivtasi mToken BRI (Thanks to Mr. Alam Rahmatullah atas bantuannya waktu itu).

Oia, bila Anda tidak tahu apakah mToken BRI itu? mToken adalah pengamanan tambahan saat Anda melakukan transaksi Internet Banking BRI, jadi saat Anda melakukan transaksi di internet banking, selain Anda harus memasukan Password juga Anda diwajibkan memasukan kode mToken. Nah, kode mToken ini dikirim ke nomor ponsel Anda yang sudah di daftarkan waktu aktivasi mToken di Bank BRI. Dengan mToken ini, maka transaksi internet Banking Anda akan lebih aman.

Tahun 2011, Penulis seringkali melakukan transaksi Internet Banking BRI mulai dari proses transfer uang, dan yang lebih lebih sering adalah transaksi isi ulang. Kapanpun penulis butuh pulsa, mau jam 10 malem ataupun mau jam 3 malam, penulis bisa mengisi pulsa dengan mudah dan cepat menggunakan fasilitas Internet Banking BRI. Selama itu, penulis tidak pernah mengalami kendala alias semua transksi selalu sukses dan pulsa bisa terisi dengan mudah dan cepat dengan harga sesuai dengan nominal yang kita beli (semisal pulsa 20 ribu tersedia dengan harga yg sama yakni 20ribu all operator).

Nah, baru pada awal April 2012 kemarin, saat penulis melakukan transaksi pembelian pulsa, transaksi gagal. Karena penasaran, penulis terus mencoba melakukan transaksi pembelian (sampai 3 kali) tapi tetap gagal terus. Penulis mengira saat transaksi gagal, maka saldo rekening pun tidak akan terpotong, tapi begitu penulis mengecek saldo, wtf saldo rekening ternyata terpotong. Yups, transaksi gagal, tapi rekening penulis tetap terpotong. Marah dan kesal tentu penulis alami. Lagi butuh pulsa, transaksi gagal dan yang lebih parah saldo tabungan terpotong, lengkap sudah penderitaan ini.

Akhirnya penulis memberanikan diri untuk komplen atau mengajukan pengaduan ke nomor layanan BRI yakni 14017, penulis menjelaskan semua kronologi transaksi yang gagal dan jumlah saldo rekening yang terpotong. Kebetulan operatornya cukup ramah, penulis dibantu oleh sang operator tersebut untuk membuat semacam laporan. Sekitar 5 menit nelpon, penulis akhirnya bisa membuat laporan, sama sang operator di kasih nomor laporan yang telah dibuat. Dan tak lupa, kata operator tersebut, jika Saldo belum kembali dalam jangka waktu 10 hari sejak penulis memberikan laporan, penulis disarankan untuk menghubungi kembali nomor 14017 dan cukup menyebutkan nomor laporan yang telah dibuat tadi.

Dan…. setelah ditunggu selama 10 hari, akhirnya Saldo Rekening penulis di BRI, berhasil dikembalikan. Semua Saldo yang telah terpotong karena transaksi gagal, telah dimasukan kembali ke rekening BRI penulis. Berikut adalah screenshot SMS Pemberitahuan dari Bank BRI tentang Saldo tersebut.

 

Internet Banking BRI

 

Kesimpulannya, jika Anda mengalami transaksi gagal tapi saldo terpotong saat melakukan transaksi Internet Bank BRI, jangan khawatir, Anda bisa melakukan pengaduan ke nomor 14017. Saat pertama kali menelepon ke 14017, terlebih dahulu Anda akan ditanya tentang detil akun Tabungan BRI Anda, mulai dari tempat tanggal lahir, nama lengkap sampai nama ibu Kandung. So, sebelum menelepon ke 14017 persiapkan semua data dengan benar.

K ini, penulis pun tidak pernah kapok atau takut untuk kembali melakukan transaksi Internet Banking. Kapanpun dan dimanapun penulis butuh pulsa ataupun ingin transfer uang, asal ada koneksi internet, maka semua bisa diatasi dengan menggunakan layanan Internet Banking. Jangan pernah takut untuk mencoba. Selamat menikmati layanan Internet Banking!

loading...

Baca Selanjutnya :