Komputer adalah benda yang tak ternilai harganya,
apalagi bila didalamnya tersimpan data-data pribadi yang sangat penting. Sebuah komputer ibarat sebuah ‘rumah’ dimana anda menyimpan semua hal,
mulai dari file-file penting,
foto-foto keluarga anda,
film,
lagu-lagu,
sampai kepada username dan password untuk kegiatan online perbankan anda.

Anda tentu tidak mau kan,
bila suatu hari nanti ada orang yang menyalahgunakan komputer anda dan mencuri semua data penting didalamnya? Oleh karena itu upaya pengamanan data komputer anda menjadi sangat penting dilakukan. Secara garis besar ada 3 macam gangguan yang paling sering mengancam keamanan data di komputer Anda. Bagaimana langkah pengamanan dari 3 ‘pengacau’ tersebut,
berikut adalah langkah sederhananya.

1. User Error
Inilah sang pengacau pertama yang paling sering anda temui. Salah satu bentuk user eror ini adalah penghapusan file secara tak sengaja. Apalagi bila Komputer anda dipakai oleh orang “awam” maka kejadian menghapus file secara tak sengaja pun akan kerap kali terjadi. Masih untung kalau file yang terhapus adalah file yang tidak terlalu penting,
tapi bagaimana bila yang terhapus tersebut adalah file yang sangat penting buat anda?

Upaya pencegahan atau pengamanan dari User Error ini sangat sederhana yaitu dengan cara melakukan back up secara reguler. Karena banyaknya data dalam komputer anda,
maka sebaiknya anda membagi data anda dalam 2 kategori berikut ini sebelum melakukan back up

a. File yang sangat penting
Yang termasuk kategori ini misalnya daftar password dan username anda,
atau file pekerjaan (presentasi,
laporan bulanan,
skripsi,
makalah dll) yang se dang anda garap saat ini. File-file seperti ini ukuran tidak akan terlalu besar. maka lakukan back up sesering mungkin. Anda bisa mempergunakan Flashdisk atau disket untuk menyimpan file-file penting tersebut.

b. File-file umum
Data seperti lagu,
program atau film-film koleksi sebaiknya anda back up dengan mempergunakan Blu-Ray,
DVD atau CD sehingga bila suatu saat hardisk anda rusak,
maka data andapun akan aman. Langkah lain,
bila ada terhubung pada sebuah ‘network’ tidak adalahnya anda menyimpan file-file ini di hardisk komputer lain.

2. Virus

Sebuah virus bisa menyebabkan data penting anda menjadi tak bisa dibuka (corrupt) atau bahkan hilang sama sekali. Selain itu virus pun bisa menduplicate file-file di komputer anda,
sehingga akhirnya hardisk anda pun penuh dengan file-file kembar. Upaya pengamanan terhadap virus ini bisa anda lakukan dengan cara mempergunakan anti virus di komputer anda dan usahakan agar anti virus anda selalu up to date dengan cara melakukan update secara berkala.

Atau anda bisa melakukan langkah sederhana dengan cara me-rename file penting anda dengan ekstensi yang lain. Misal anda punya file data.doc maka rename-lah menjadi data.abc. Virus ‘hanya’ bekerja dengan melihat ekstensi sebuah file (Misal file *.doc atau *.exe) jadi anda bisa sedikit mengelabuinya dengan merubah ekstensi file yang anda miliki tersebut,
sehingga viruspun tidak akan menyerang file anda,
karena ekstensinya tidak dikenali.

3. Spyware,
Malware,
Keyloggers/Hacking/ Phishing

Bagi anda yang sering online,
maka ancaman-ancaman seperti ini akan selalu anda temui dan bisa mengancam keamanan data-data dalam komputer anda.

Spyware adalah aplikasi mata-mata yang akan memonitor kegiatan di komputer anda. Spyware ini biasanya akan merekam website yang anda kunjungi,
mencatat password dan username anda dan kemudian mengirimkan kepada orang yang membuat program spyware tersebut.

Malware merupakan program yang bisa membahayakan komputer anda dan melakukan operasi tanpa anda sadari atau tanpa anda intervensi.

Keylogger,
sebuah aplikasi kecil yang akan mencatat setiap tombol keyboard yang tekan. Aplikasi ini terutama ditujukan untuk mencuri data username dan password anda.

Upaya pengamanan terhadap pengacau seperti Spyware,
malware,
hacking atau keylohger ini bisa anda lakukan dengan cara :

– Pergunakan firewall di komputer anda,
yang akan mengontrol aplikasi-aplikasi yang terhubung ke network atau internet. Jadi bila ada aplikasi yang berusaha mengirimkan data-data pribadi anda ke luar atau kepada orang lain,
maka firewall akan memberikan peringatan kepada anda,
sehingga anda pun bisa terhindar dari pencurian data ini.

– Selalu berhati-hati dalam menginstal atau mendownload file di internet. Pengacau-pengacau seperti ini bisa bersembunyi di aplikasi-aplikasi yang menggoda anda. Bila anda tidak terlalu mengetahui secara detil tentang suatu aplikasi atau program,
sebaiknya anda jangan mendownload. atau mengintalnya. Selalu cek dan recek,
perusahaan yang mengeluarkan aplikasi tersebut,
kalaupun akhirnya anda tidak bisa menahan diri untuk menginstal aplikasi tersebut,
sebaiknya anda download aplikasi tersebut di website yang benar-benar aman dan sudah terbukti baik kredibilitasnya.

– Hati-hati juga terhadap browser plug ini,
active x atau java aplication. Bila suatu hari anda mengunjungi sebuah website,
dan website tersebut meminta anda untuk menginstal suatu program atau aplikasi,
sebaiknya anda hati-hati.

Pishing,
sebuah website gadungan atau tiruan yang akan mencuri data username dan password anda. Terutama kegiatan phising ini ditujukan untuk online banking. Anda login pada sebuah website bank untuk melakukan transaksi keuangan,
tapi tanpa anda sadari ternyata website tersebut merupakan website tiruan atau gadungan yang didesaian semirip mungkin dengan website aslinya. Akibatnya bisa anda tebak,
username dan password anda untuk login ke website yang asli,
telah berhasil dicuri. Dan tinggal menunggu waktu,
bila kemudian data pribadi anda tersebut disalahgunakan.

Kegiatan phising bisa juga terjadi lewat email yang anda terima. Kebanyakan email tersebut mengaku dari bank atau sebuah instansi,
yang menyuruh anda untuk login dengan mengklik link yang diberikan pada email tersebut. Saat anda mengklik link pada email tersebut anda pun dibawa pada website gadungan.

Untuk mencegah anda terkena pishing selalu pergunakan ‘secure email service” misal gmail,
selalu mengecek kebenaran email yang anda terima dengan cara mengunjungi website aslinya,
jangan sekali-kali mengklik link untuk melakukan login,
usahakan untuk selalu mengetikkan sendiri alamat website yang anda tuju dengan ejaan yang benar,
kalau anda login pada sebuah online banking pastikan website tersebut mempergunakan “secure login” (cirinya : alamat website tersebut berawal https:// bukan http://) dan juga mempergunakan physical security token yang akan lebih menjamin keamanan login anda.

loading...

Baca Selanjutnya :

  • No Related Posts